Selasa, 24 September 2013

Bab 3 : Kesehatan Lingkungan

A. CIRI-CIRI LINGKUNGAN SEHAT DAN TIDAK SEHAT
1. Lingkungan Sehat
Udara yang bersih itu banyak mengandung oksigen yang baik bagi tubuh kita. Udara yang bersih dapat kamu peroleh di rumah. Ketika bangun pagi, hiruplah udara di halaman rumahmu, kemudian rasakan udara yang masuk ke dalam paru-parumu. Terasa nyaman dan segar, bukan? 
Lingkungan Sehat
Mungkin, di halaman rumahmu banyak tanaman. Oksigen yang dihasilkan oleh tanaman tersebut akan banyak. Udara di sekitarnya akan terasa nyaman dan segar. Adakah sungai di sekitar rumahmu? Air sungai yang sehat adalah air sungai yang bersih dan jernih. Tidak ada sampah yang berserakan. Biasanya, masih ada ikan yang hidup di sungai itu. 
2. Lingkungan Tidak Sehat
Lingkungan tidak sehat adalah lingkungan yang kotor. Lingkungan yang kotor berarti lingkungan tersebut sudah tercemar. Pencemaran lingkungan terbagi atas pencemaran air, udara, dan tanah. 
 a. Pencemaran Air
Pembuangan limbah sembarangan membuat parit, sungai, dan laut tercemar. Ikan-ikan banyak yang mati dan masyarakat di sekitar pun menanggung akibatnya. Pencemaran air dapat mengakibatkan aliran air terhambat. Jika hujan tiba, akan menimbulkan banjir. Ikan dan hewan lain yang ada di laut akan mati. Masyarakat sulit mendapat air bersih, akibatnya penyakit menyerang masyarakat. Lingkungan yang tidak sehat ditandai air yang kotor. Sungai yang airnya kotor sangat berbahaya jika digunakan untuk mandi, minum mencuci pakaian, dan mencuci alat memasak. Air yang kotor, jika diminum, dapat menyebabkan penyakit, seperti diare dan muntaber. Jika air yang kotor digunakan untuk mandi, akan menyebabkan penyakit kulit, seperti kudis dan gatal-gatal.
 b. Pencemaran Udara
Asap Kendaraan bermotor
Asap Bus

Asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan asap pembakaran sampah merupakan unsur pencemar udara. Pencemaran udara mem buat napas kita menjadi sesak dan paru-paru pun dipenuhi oleh zat kimia yang merusak alat pernapasan.
 c. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah dapat disebabkan oleh pembuangan sampah, pemakaian pupuk yang berlebihan, dan penggunaan pestisida yang berlebihan.
 1.) Pembuangan Sampah
Timbunan Sampah Membuat Tanah Jadi Tercemar
Sampah ada yang berupa sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik, yaitu sampah sisa-sisa makhluk hidup, seperti daun-daun yang kering. Adapun sampah nonorganik, yaitu sampah plastik, kaca, dan logam. Sampah organik, jika diolah dengan baik, akan menghasilkan kompos. Akan tetapi, jika tidak diolah dengan baik, sampah-sampah itu akan membusuk dan menghasilkan gas yang disebut metana. Sampah anorganik adalah sampah yang tidak cepat membusuk. Jika dibiarkan, sampah-sampah itu mencemari tanah. Untuk menguranginya, sampah-sampah ini harus didaur ulang menjadi barang baru. Kertas dapat didaur ulang dengan mudah. Adapun plastik, kaca, dan logam didaur ulang melalui proses yang panjang dan biaya yang mahal.
 2.) Pemakaian pupuk yang berlebihan
Pemberian pupuk tanah, jika tidak sesuai dengan ukuran yang tepat, akan mencemari tanah. Tanah menjadi asam dan mematikan tumbuhan dan hewan yang ada di sekitarnya.
Pemberian Pupuk yang Berlebihan
 3.) Penggunaan pestisida yang berlebihan
Pestisida juga akan mencemari tanah jika digunakan secara berlebihan. Pemberian pestisida yang berlebihan akan membuat hewan yang menguntungkan ikut mati. Jika terbawa aliran air sampai ke sungai, akan mencemari air sungai.
Pemberian pestisida yang berlebihan
B. Pengaruh Kondisi Lingkungan terhadap Kesehatan
Lingkungan yang sehat akan memengaruhi kesehatanmu. Berikut ini contoh lingkungan yang tidak sehat.
1. Asap yang bertebaran di mana-mana akan membuat napas menjadi sesak dan fungsi paru-paru akan terganggu karena banyaknya zat kimia yang masuk ke dalam tubuh.
2. Air yang kotor akan membuat tubuhmu gatal. Air yang kotor mengandung bakteri-bakteri yang dapat membuat tubuhmu terkena penyakit. Kamu dapat terserang diare.
3. Tanah yang tercemar akibat buangan oli bekas dan bahan bakar akan merugikan. Karena tanah sudah tidak subur lagi, tidak dapat digunakan untuk bercocok tanam. Akibatnya, produksi pangan akan mengalami hambatan yang berpengaruh terhadap jumlah makanan yang dibutuhkan.
C. Menjaga Kesehatan Lingkungan Sekitar
Untuk mencegah adanya pencemaran lingkungan, kamu harus menjaga kesehatan lingkungan sekitar. Bau sampah yang tidak sedap dapat dicegah dengan cara membuang sampah pada tempatnya, kemudian menutupnya.Sampah yang dibuang sembarangan, seperti ke sungai atau parit, dapat menimbulkan penyakit karena lalat akan mengerumuninya. Jika lalat itu hinggap di makanan, orang yang menyantap makanan tercemar itu akan terserang penyakit, seperti kolera, disentri, dan diare. Udara di dalam rumah atau sekolahmu jangan sampai pengap atau tidak ada pertukaran udara. Untuk mendapat udara yang bersih, rumah atau sekolahmu harus memiliki lubang angin atau ventilasi. Lubang angin atau ventilasi berguna untuk pergantian udara di dalam rumah sehingga udara di dalam rumah terasa lebih segar.
Rumah Sehat
Lingkungan yang sehat dapat pula diciptakan dengan menanam banyak pohon di sekitar rumah atau sekolahmu. Lingkungan rumah dan sekolah akan terasa sejuk jika banyak tumbuhan. Tumbuhan menghasilkan oksigen untuk bernapas. Semakin banyak oksigen, udara akan semakin bersih dan segar sehingga tubuhmu akan bertambah sehat.

Daftar Pustaka :
http://lindauad.blogspot.com/2013/01/kesehatan-lingkungan.html

0 komentar:

Posting Komentar