Senin, 30 September 2013

Bab I : Penggolongan Hewan

A. Penggolongan Hewan
     1. Penggolongan Hewan berdasarkan Tempat Hidupnya
         Berdasarkan tempat hidupnya, hewan dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
         a. Hewan Darat : hewan yang hidup di darat contoh : Sapi, kambing, ayam, singa, harimau, kuda, dll
         b. Hewan Air : Hewan yang hidup di air contoh : ikan, cumi, gurita, bintang laut, lumba-lumba dll
         c. Hewan amphibi : hewan yang bisa hidup di darat dan di air contoh : katak, buaya
Ikan hidup di air
unta hidup di darat
katak hidup di air dan di darat











    2. Penggolongan Hewan berdasarkan Makanannya.
         berdasarkan makanannya, hewan dikelompokkan menjadi 3 yaitu
         a. Karnivora : yaitu hewan yang memakan daging/ hewan lain.
             Contoh : Anjing, Kucing, Singa, Harimau, Buaya,  dll
         b. Herbivora : yaitu hewan yang memakan tumbuhan
             Contoh : Sapi, Kambing, Babi, Kelinci dll
         c. Omnivora : yaitu hewan yang bisa memakan daging dan tumbuhan
             Contoh : ayam dan tikus

ayam adalah hewan omnivora
sapi adalah hewan herbivora

Singa adalah hewan karnivora
     3. Penggolongan Hewan berdasarkan cara berkembang biak
         Berdasarkan cara berkembang biak, hewan dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
         a. Ovipar : Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur
             Contoh : ayam, bebek, ikan dll
         b. Vivipar : Hewan yang berkembang biak dengan beranak
             Contoh : sapi, singa, harimau, 
         c. Ovovivipar : Hewan yang berkembang biak dengan bertelur dan beranak
             Contoh : kadal

bebek berkembang biak dengan bertelu

Anjing berkembang biak dengan beranak

kadal berkembang biak dengan ovovivipar

     4. Penggolongan Hewan berdasarkan kulit penutupnya
         Berdasarkan kulit penutupnya  hewan dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
         a. Cangkang : Hewan yang kulit penutupnya berupa cangkang
             Contoh : kerang, siput, dll
         b. Sisik : Hewan yang kulit penutup tubuhnya berupa sisik
             Contoh : ikan, ular
         c. Bulu/Rambut : Hewan yang kulit penutup tubuhnya berupa bulu atau rambut
             Contoh :sapi, kucing, tikus
kulit penutup tubuh kucing adalah rambut

Kulit penutup siput adalah cangkang

kulit penutup tubuh ikan adalah sisik

Sebagai bahan evaluasi klik : Latihan soal penggolongan hewan

Jumat, 27 September 2013

Bab 2 : Memelihara Lingkungan Alam dan Buatan (2)

A. CARA MEMELIHARA LINGKUNGAN ALAM
Tumbuh-tumbuhan yang hidup di hutan dan di pegunungan dapat berfungsi untuk melestarikan air, udara, dan tanah. Akar tumbuhan dapat berfungsi sebagai penahan air, sehingga tidak akan terjadi banjir dan erosi pada saat hujan deras. Erosi dan banjir menyebabkan lapisan tanah paling atas akan ikut hanyut. Padahal lapisan tanah paling atas adalah yang paling subur. Hutan juga disebut dengan paru-paru dunia. Tumbuhan yang ada di hutan menghasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida. Hal ini terjadi pada saat tumbuhan melakukan proses fotosintesis. Oksigen diperlukan makhluk hidup untuk bernapas.

A. Menjaga Kelestarian Air
Setiap makhluk hidup membutuhkan air. Manusia membutuhkan air untuk minum, mandi, mencuci, memasak, dan lain-lain. Air untuk minum harus dimasak lebih dulu agar kuman-kuman nya mati. Hewan memerlukan air untuk minum dan mandi. Tumbuhan memerlukan air untuk pertumbuhan dan kesuburannya. Air merupakan karunia Tuhan yang harus dijaga keberadaan dan kebersihannya. Air yang kotor atau tercemar tidak dapat dimanfaatkan. Air yang kotor atau tercemar dapat membahayakan kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan. Kelestarian air dapat dijaga dengan cara antara lain:
1.         Tidak membuang sampah di sungai atau saluran air.
2.      Melakukan kegiatan penghijuan atau penanaman pohon yang dapat berfungsi sebagai penahan dan penyimpan air.
3.         Menggunakan air sesuai kebutuhan.
4.         Air bekas cucian dan mandi diusahakan tidak langsung meresap ke dalam tanah, tetapi dialirkan ke saluran pembuangan.
Hal ini bertujuan agar tidak terjadi pencemaran air tanah.

B. Menjaga Kelestarian Tanah
Tanah merupakan tempat hidup bagi makhluk hidup. Semua hasil pertanian, perkebunan, tambang, dan hasil bumi lainnya berasal dari tanah. Tanah yang subur dapat menghasilkan tanaman yang baik. Tanah yang tandus perlu diolah agar menjadi subur. Sampah dari daun baik untuk menyuburkan tanah.Untuk menjaga kelestarian tanah tanamilah tanah kosong di sekitarmu agar tidak menjadi tandus. Tanah harus diolah dengan pengairan dan pemupukan yang benar.
C. Menjaga kelestarian udara
Udara sangat penting bagi kehidupan manusia. Setiap makhluk hidup di bumi membutuhkan udara. Manusia dan hewan memerlukan udara untuk bernapas. Tanpa udara semua makhluk hidup akan mati. Udara perlu dijaga kebersihannya. Asap pabrik dan asap kendaraan bermotor dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Pencemaran udara sama dengan polusi udara. Untuk mengurangi pencemaran udara, pabrik-pabrik yang besar harus menggunakan cerobong asap. Udara yang bersih baik untuk kesehatan badan. Untuk mengurangi terjadinya pencemaran udara sebaiknya di kanan kiri jalan ditanami pohon. Kamu juga harus ikut serta dalam menjaga kebersihan udara.
2. CARA MEMELIHARA LINGKUNGAN BUATAN

1)    Menjaga ketertiban lingkungan
Lingkungan yang aman, tertib, dan tenteram menjadi harapan semua orang. Oleh karenanya, setiap warga harus menjaga keamanan dan ketertiban. Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga ketertiban lingkungan? Tentu saja lingkungan tidak akan aman, banyak terjadi pencurian, kekacauan, dan berbagai keributan lain. Akibatnya warga merasa terancam dan tidak dapat hidup tenang.
2)   Menjaga kebersihan lingkungan
Lingkungan yang bersih merupakan dambaan setiap orang. Kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab setiap orang. Perhatikan uraian berikut. Di kompleks perumahan Pak Tatang setiap hari minggu diadakan kerja bakti. Pukul tujuh pagi semua warga sudah berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti. Mereka membawa alat-alat yang diperlukan untuk kerja bakti. Pak Tatang, selaku ketua RT, memberikan petunjuk kepada warga. Ada yang membersihkan saluran air, ada yang mendorong gerobak sampah, ada yang mencangkul, meratakan tanah, dan ada yang membersihkan rumput liar. Anak-anak juga ikut serta dalam kegiatan kerja bakti tersebut, dengan mengumpulkan sampah dan membuangnya ke tempat sampah. Ibu-ibu menyediakan makanan dan minuman untuk para warga. Sekarang kompleks perumahan tersebut menjadi bersih dan asri. Lingkungan yang bersih akan mencegah berjangkitnya berbagai penyakit. Kamu harus selalu menjaga lingkungan tempat tinggalmu agar selalu bersih dan sehat.
Sebagai bahan latihan klick berikut : Soal Latihan IPS Menjaga lingkungan Alam dan Buatan
Daftar pustaka : http://ayuwilis.blogspot.com/2013/02/lingkungan-alam-dan-buatan.html

Kamis, 26 September 2013

Kunci Jawaban : Pembagian Sisa

Sekarang kita cek jawaban kalian :
  1. 30 : 7 = 4 sisa 2
  2. 38 : 4 = 9 sisa 2
  3. 55 : 9 = 6 sisa 1
  4. 45 : 6 = 7 sisa 3
  5. 55 : 8 = 6 sisa 7
  6. 58 : 9 = 6 sisa 4
  7. 58 : 7 = 8 sisa 2
  8. 65 : 9 = 7 sisa 2
  9. 68 : 8 = 8 sisa 4
  10. 75 : 9 = 8 sisa 3
  11. Ibu memiliki 25 jeruk. Jeruk tersebut akan diberikan pada 3 orang tetangga. Agar pembagian ibu adil maka berapa banyak jeruk yang diterima setiap tetangga dan berapa sisa jeruk ibu sekarang ??? 8 sisa 1
  12. Di toples ada 15 buah permen. Amin, Lia , Ruli dan Dina tengah berebut mengambil permen tersebut. Agar tidak terjadi pertengkaran, Kakak datang melerai dan membagikan permen tersebut sama banyak. Berapa permen yang diterima setiap anak? Berapa sisa permen dalam toples sekarang? 3 sisa 3
  13. Diana memiliki 45 buku tulis. Buku tulis tersebut akan dibagikan kepada 6 anak yatim sama banyak. Berapakah banyak buku yang diterima setiap anak dan berapa sisa buku diana?  7 sisa 3
  14. Ibu guru memanggil 8 anak di kelas. Ibu membagikan kartu kepada setiap anak. Setiap anak mendapat 4 kartu. Ternyata di tangan bu guru tersisa 2 kartu. Berapa banyak kartu yang semula dimiliki bu guru???  34 kartu
Wah ternyata sangat mudah bukan???? 
Selamat Belajar

Latihan Soal Matematika : Pembagian Sisa

Nach. Untuk meningkatkan pemahaman kita tentang pembagian sisa. Coba kerjakan latihan berikut !
  1. 30 : 7 = ...
  2. 38 : 4 = ...
  3. 55 : 9 = ...
  4. 45 : 6 = ...
  5. 55 : 8 = ...
  6. 58 : 9 = ...
  7. 58 : 7 = ...
  8. 65 : 9 = ...
  9. 68 : 8 = ...
  10. 75 : 9 = ...
  11. Ibu memiliki 25 jeruk. Jeruk tersebut akan diberikan pada 3 orang tetangga. Agar pembagian ibu adil maka berapa banyak jeruk yang diterima setiap tetangga dan berapa sisa jeruk ibu sekarang ???
  12. Di toples ada 15 buah permen. Amin, Lia , Ruli dan Dina tengah berebut mengambil permen tersebut. Agar tidak terjadi pertengkaran, Kakak datang melerai dan membagikan permen tersebut sama banyak. Berapa permen yang diterima setiap anak? Berapa sisa permen dalam toples sekarang?
  13. Diana memiliki 45 buku tulis. Buku tulis tersebut akan dibagikan kepada 6 anak yatim sama banyak. Berapakah banyak buku yang diterima setiap anak dan berapa sisa buku diana?
  14. Ibu guru memanggil 8 anak di kelas. Ibu membagikan kartu kepada setiap anak. Setiap anak mendapat 4 kartu. Ternyata di tangan bu guru tersisa 2 kartu. Berapa banyak kartu yang semula dimiliki bu guru???
Silahkan dikerjakan. Untuk mengecek jawaban silahkan buka link berikut : Cek Jawaban

Pembagian (2) : Pembagian sisa

Horeee...
Sekarang kita mendapatkan 2 kotak es krim. Wah berarti isinya ada 12 es krim. Berarti bisa ajak banyak teman nich untuk makan bareng.
Jika ada 5 orang yang akan makan es krim ini berapa ya banyak es krim yang diterima setiap anak ? Benar sekali setiap akan memakan 2 eskrim dan akan ada sisa 2 buah es krim yang tidak termakan. Inilah yang dinamakan pembagian sisa

Pada dasarnya pembagian sisa adalah sama dengan pembagian biasa hanya saja sisa: dari pembagian ini tidak bernilai 0 melainkan ada sisanya
Contoh :
5 : 2 = 2 sisa 1   karena 2 x 2 = 4 dan 5 - 4 = 1
23 : 6 = 3 sisa 5  karena 3 x 6 = 18 dan 23 - 18 = 5
50 : 8 = 6 sisa 2 karena 6 x 8 = 48 dan 50 - 48 = 2

Untuk latihan bisa dibuka link berikut : Latihan Soal Pembagian Sisa

Rabu, 25 September 2013

Pembagian (1)

Masih dengan es krim.
Wah pasti menyenangkan kalo seandainya es krim ini ga dimakan sendiri tapi rame-rame bareng temen - temen.
Seperti yang kita tahu satu kotak ini berisi 6 es krim. Seandainya kita undang satu teman untuk makan bareng maka setiap orang dari kita akan makan berapa ya?????
Betul sekali jawabannya 3 mengapa karena 6 : 2 = 3

Konsep :
Pembagian adalah pengurangan berulang dari suatu bilangan sampai dengan habis (0)
Contoh :
6 : 2 = 6 - 2 - 2 - 2  (banyaknya angka 2 yang dibutuhkan untuk mengurangi itulah hasilnya) jadi 6 : 2 = 3
8 : 4 = 8 - 4 - 4 = (banyaknya angka 4 yang dibutuhkan sebanyak 2 ) jadi 8 : 4 = 2.

Pembagian sebenarnya adalah kebalikan dari perkalian
3 x 4 = 12   maka  12 : 3 = 4    dan 12 : 4 = 3
7 x 6 = 42   maka  42 : 7 = 6    dan 42 : 6 = 7
8 x 9 = 72   maka  72 : 8 = 9    dan 72 : 9 = 8

berikut tabel pebagiannya
 Nah ternyata gampangkan pembagian.
Selamat belajar

Selasa, 24 September 2013

Bab 3 : Kesehatan Lingkungan

A. CIRI-CIRI LINGKUNGAN SEHAT DAN TIDAK SEHAT
1. Lingkungan Sehat
Udara yang bersih itu banyak mengandung oksigen yang baik bagi tubuh kita. Udara yang bersih dapat kamu peroleh di rumah. Ketika bangun pagi, hiruplah udara di halaman rumahmu, kemudian rasakan udara yang masuk ke dalam paru-parumu. Terasa nyaman dan segar, bukan? 
Lingkungan Sehat
Mungkin, di halaman rumahmu banyak tanaman. Oksigen yang dihasilkan oleh tanaman tersebut akan banyak. Udara di sekitarnya akan terasa nyaman dan segar. Adakah sungai di sekitar rumahmu? Air sungai yang sehat adalah air sungai yang bersih dan jernih. Tidak ada sampah yang berserakan. Biasanya, masih ada ikan yang hidup di sungai itu. 
2. Lingkungan Tidak Sehat
Lingkungan tidak sehat adalah lingkungan yang kotor. Lingkungan yang kotor berarti lingkungan tersebut sudah tercemar. Pencemaran lingkungan terbagi atas pencemaran air, udara, dan tanah. 
 a. Pencemaran Air
Pembuangan limbah sembarangan membuat parit, sungai, dan laut tercemar. Ikan-ikan banyak yang mati dan masyarakat di sekitar pun menanggung akibatnya. Pencemaran air dapat mengakibatkan aliran air terhambat. Jika hujan tiba, akan menimbulkan banjir. Ikan dan hewan lain yang ada di laut akan mati. Masyarakat sulit mendapat air bersih, akibatnya penyakit menyerang masyarakat. Lingkungan yang tidak sehat ditandai air yang kotor. Sungai yang airnya kotor sangat berbahaya jika digunakan untuk mandi, minum mencuci pakaian, dan mencuci alat memasak. Air yang kotor, jika diminum, dapat menyebabkan penyakit, seperti diare dan muntaber. Jika air yang kotor digunakan untuk mandi, akan menyebabkan penyakit kulit, seperti kudis dan gatal-gatal.
 b. Pencemaran Udara
Asap Kendaraan bermotor
Asap Bus

Asap kendaraan bermotor, asap pabrik, dan asap pembakaran sampah merupakan unsur pencemar udara. Pencemaran udara mem buat napas kita menjadi sesak dan paru-paru pun dipenuhi oleh zat kimia yang merusak alat pernapasan.
 c. Pencemaran Tanah
Pencemaran tanah dapat disebabkan oleh pembuangan sampah, pemakaian pupuk yang berlebihan, dan penggunaan pestisida yang berlebihan.
 1.) Pembuangan Sampah
Timbunan Sampah Membuat Tanah Jadi Tercemar
Sampah ada yang berupa sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik, yaitu sampah sisa-sisa makhluk hidup, seperti daun-daun yang kering. Adapun sampah nonorganik, yaitu sampah plastik, kaca, dan logam. Sampah organik, jika diolah dengan baik, akan menghasilkan kompos. Akan tetapi, jika tidak diolah dengan baik, sampah-sampah itu akan membusuk dan menghasilkan gas yang disebut metana. Sampah anorganik adalah sampah yang tidak cepat membusuk. Jika dibiarkan, sampah-sampah itu mencemari tanah. Untuk menguranginya, sampah-sampah ini harus didaur ulang menjadi barang baru. Kertas dapat didaur ulang dengan mudah. Adapun plastik, kaca, dan logam didaur ulang melalui proses yang panjang dan biaya yang mahal.
 2.) Pemakaian pupuk yang berlebihan
Pemberian pupuk tanah, jika tidak sesuai dengan ukuran yang tepat, akan mencemari tanah. Tanah menjadi asam dan mematikan tumbuhan dan hewan yang ada di sekitarnya.
Pemberian Pupuk yang Berlebihan
 3.) Penggunaan pestisida yang berlebihan
Pestisida juga akan mencemari tanah jika digunakan secara berlebihan. Pemberian pestisida yang berlebihan akan membuat hewan yang menguntungkan ikut mati. Jika terbawa aliran air sampai ke sungai, akan mencemari air sungai.
Pemberian pestisida yang berlebihan
B. Pengaruh Kondisi Lingkungan terhadap Kesehatan
Lingkungan yang sehat akan memengaruhi kesehatanmu. Berikut ini contoh lingkungan yang tidak sehat.
1. Asap yang bertebaran di mana-mana akan membuat napas menjadi sesak dan fungsi paru-paru akan terganggu karena banyaknya zat kimia yang masuk ke dalam tubuh.
2. Air yang kotor akan membuat tubuhmu gatal. Air yang kotor mengandung bakteri-bakteri yang dapat membuat tubuhmu terkena penyakit. Kamu dapat terserang diare.
3. Tanah yang tercemar akibat buangan oli bekas dan bahan bakar akan merugikan. Karena tanah sudah tidak subur lagi, tidak dapat digunakan untuk bercocok tanam. Akibatnya, produksi pangan akan mengalami hambatan yang berpengaruh terhadap jumlah makanan yang dibutuhkan.
C. Menjaga Kesehatan Lingkungan Sekitar
Untuk mencegah adanya pencemaran lingkungan, kamu harus menjaga kesehatan lingkungan sekitar. Bau sampah yang tidak sedap dapat dicegah dengan cara membuang sampah pada tempatnya, kemudian menutupnya.Sampah yang dibuang sembarangan, seperti ke sungai atau parit, dapat menimbulkan penyakit karena lalat akan mengerumuninya. Jika lalat itu hinggap di makanan, orang yang menyantap makanan tercemar itu akan terserang penyakit, seperti kolera, disentri, dan diare. Udara di dalam rumah atau sekolahmu jangan sampai pengap atau tidak ada pertukaran udara. Untuk mendapat udara yang bersih, rumah atau sekolahmu harus memiliki lubang angin atau ventilasi. Lubang angin atau ventilasi berguna untuk pergantian udara di dalam rumah sehingga udara di dalam rumah terasa lebih segar.
Rumah Sehat
Lingkungan yang sehat dapat pula diciptakan dengan menanam banyak pohon di sekitar rumah atau sekolahmu. Lingkungan rumah dan sekolah akan terasa sejuk jika banyak tumbuhan. Tumbuhan menghasilkan oksigen untuk bernapas. Semakin banyak oksigen, udara akan semakin bersih dan segar sehingga tubuhmu akan bertambah sehat.

Daftar Pustaka :
http://lindauad.blogspot.com/2013/01/kesehatan-lingkungan.html